Sabtu, 20 Juni 2026, Direktur Utama PT Maluku Energi Abadi (Perseroda), Bpk. M.A.S. Latuconsina, S.T., M.T., bersama jajaran Direksi dan staff menghadiri Diskusi Bulanan KADIN Maluku di Coffee Ujung JMP yang membahas kesiapan pengusaha daerah menghadapi Proyek Gas Abadi Blok Masela.
Dalam kesempatan tersebut, M.A.S. Latuconsina S.T., M.T., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KADIN Maluku menyampaikan bahwa berdasarkan kajian Universitas Pattimura, vendor dan pengusaha lokal perlu meningkatkan kapasitas teknis, administrasi, keuangan, dan sertifikasi agar mampu berpartisipasi dalam proyek strategis nasional tersebut.
“Kita tidak ingin hanya menjadi penonton. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus bergerak cepat mempersiapkan pengusaha lokal agar mampu bersaing dan mengambil bagian dalam Blok Masela,” tegasnya.
Sebagai pengelola Participating Interest (PI) 10% Provinsi Maluku pada Proyek Blok Masela, PT Maluku Energi Abadi (Perseroda) menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan manfaat ekonomi proyek ini dapat dirasakan masyarakat Maluku.
Diskusi juga menghasilkan sejumlah langkah strategis, yaitu peningkatan kualifikasi vendor lokal, pemenuhan standar dan sertifikasi industri migas, serta pelibatan seluruh kabupaten/kota di Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya.
“Ini momentum emas bagi Maluku. Jika dipersiapkan dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan dunia usaha, tetapi juga seluruh masyarakat Maluku,” pungkasnya.
#MEA
#MalukuEnergiAbadi
#WeBelieveInSecondChance